Manusia diberi daya dan usaha, tapi Allah yang menentukan hasilnya. Begitu juga kehendak. Kehendak adalah gerak hati yang menjadi pandu arah daya dan usaha tersebut. Jika kehendak tidak jelas, ke arah manakah akan kita tuju?
Terkadang dalam hidup ini kita lupa apakah kehendak atau niat asal kita melakukan sesuatu pekara itu, tetiba, kita berada di tempat yang kita tak pasti dan tak selesa. Jadi arah manakah yang hendak kita tuju? Kita telah mencipta masalah itu dengan tidak sentiasa memuhasabah diri untuk memastikan kita berada dijalan yang ingin dituju.......
Aku berjalan sendiri dilorong sepi,
mencari erti apakah hidup ini,
tanpa ku sedari jawapan itu ada dalam langkah2,
yang
memecah sepi malam,
yang,
menyelubungi alam fana,
di hiasi bintang dan bulan,
yang,
membuktikan segalanya,
ada dalam langkah itu,
dan,
dipayungi kekuasaan yang maha besar,
yang,
keterampil dengan keanggunan ciptaan yang begitu hebat sehingga tiada sepatah kata yang dapat dibicara, tiada tinta yang dapat menghurai akannya , tiada pena yang mampu melukir, melarik segala yang ada hingga boleh ditatap dan diserap oleh akal2 makhluk yang dangkal. Segala sesuatu itu hanya di fahami oleh hati, hati yang diterangi dengan cahaya iman yang menjadi penyuluh setiap langkah di lorong sepi supaya setiap derap kaki menuju ke tempat yang satu, supaya sampai masa akan kita besimpuh di bawah naungan Arasy, dilimpahi rahmatNya, menjadi umat terpilih, dikasih dan dilindungi kekal abadi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment